Kematian itu Membingungkan

Kematian itu membingungkan, kan?

Tahu-tahu, orangnya enggak ada. Tahu-tahu, hanya sisa kenangan dan memori di kepala. Sesekali diabadikan di dalam foto atau video, yang jelas tidak semua momen terekam di sana. Walau beberapa memori memang hanya patut diingat dalam kepala, tidak lebih.

Tapi, alih-alih menakutkan, kematian itu membingungkan. Tiba-tiba saja, orang yang selama ini kita ajak ini dan itu enggak ada. Tiba-tiba saja, orang yang kita jadikan tempat bersandar itu enggak ada. Tiba-tiba saja, dalam sekejap, semuanya hilang. Kalau kehilangan memori, masih bisa buat memori baru. Tapi kalau kehilangan sosoknya, apa yang bisa dibuat lagi dari awal? Kematian memang membingungkan. Lebih-lebih kematian orang lain yang pertama kali dalam hidup kita. Bagaimana pada akhirnya kita mengerti, bahwa semua manusia akan kembali pada pemilik-Nya. Bagaimana pada akhirnya kita mengerti, bahwa semua memori itu tidak akan terjadi untuk kedua kalinya. Bagaimana kita mengerti, untuk saling menjaga dan memeluk jiwa yang masih utuh sebelum pada akhirnya kita akan berpisah pada pemilik-Nya masing-masing.

Comments

Popular posts from this blog

Validasi yang Dibutuhkan

Satu Hal yang Kini Tidak Lagi Kutakutkan; Ditinggalkan

Apakah semua orang yang berusia 21 tahun mengalami hal seperti ini?