Warna-warnimu, Semuanya Baik
Aku selalu membayangkan diriku jatuh ke dalam sebuah lubang gelap yang jauh. Dengan berita-berita kesedihan, kegagalan, penolakan, dan semua yang membuat orang lain memaklumi kesedihan itu. Aku mengerti bahwa orang lain akan menemani saat kesedihan itu datang, sebagaimana aku menemani mereka. Tapi aku tak mengerti mengapa beberapa orang justru meninggalkanku saat kesedihan itu hilang. Saat kesedihan itu berganti menjadi sebuah kesenangan, atau bahkan kebahagiaan, beberapa dari mereka menghilang. Aku sulit memahami mengapa banyak orang tidak bisa menerima kebahagiaan yang terjadi padaku, meski mereka sudah ada di sana sejak aku jatuh pada lubang gelap itu. Lalu, bayangan akan diriku yang diterpa berita-berita kesedihan itu berlalu-lalang. Seakan, hanya dengan bertia kesedihan itu mereka akan datang. Tapi kemudian aku mengerti bahwa tidak semua orang bisa memahami kebahagiaan. Tidak, jika itu tak terjadi pada mereka. Mereka...